Berita

Pelatihan Kesamaptaan Linmas Kecamatan Pasarkliwon


KECAMATAN PASARKLIWON SELENGGARAKAN PENINGKATAN KAPASITAS SATLINMAS

Guna meningkatkan kapasitas anggota Satlinmas, Pemerintah Kecamatan Pasarkliwon Kota Surakarta telah menyelenggarakan Pelatihan Gerakan Dasar Pengaturan Lalu Lintas serta Peraturan Baris-Berbaris pada Hari Rabu (15/7). Acara bertempat Pendopo dan Halaman Kecamatan Pasarkliwon, dilanjutkan Praktek Pengaturan lalu Lintas di Perempatan Nglebak, Kusumodilagan, Joyosuran. Sebagai Narasumber dalam pelatihan ini adalah Ipda Sugiyanta (Kanit Binmas Polsekta Pasarkliwon Kota Surakarta) dan Aipda Agus Margono (Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung  Baru).

Mewakili Camat Pasarkliwon Drs. M. Nasrullah MPA dalam laporannya menjelaskan bahwa Urgensi Satlinmas dalam pelatihan ini karena Peran Satlinmas turut Mewujudkan Ketertiban dan Keselamatan Jalan di Lingkungan Masyarakat. Berdasar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, kewenangan diskresi kepolisian dalam bidang pengaturan lalu lintas dapat didelegasikan atau dibantu oleh unsur masyarakat terlatih (Satlinmas).

Pelatihan ini mendesak karena bertambah padatnya arus lalu Lintas Kota Surakarta terutama di Kecamatan Pasarkliwon sehingga dengan pelatihan ini Satlinmas bisa membantu:
1) mengurangi Kemacetan di titik rawan seperti persimpangan tanpa APIL
2) Menurunkan risiko kecelakaan akibat kelalaian atau pelanggaran pengguna jalan
3) menambah Kepercayaan Masyarakat karena Kehadiran petugas berseragam yang kompeten memberikan rasa aman.


Selanjutnya sebagai follow up pelatihan ini, nantinya Camat akan menugaskan Linmas rutin menjaga persimpangan yang belum ada APIL ataupun belum ada petugas serta persimpangan rawan kecelakaan, terutama di jam-jam padat lalu lintas.

Gerakan Dasar Pengaturan Lalu Lintas
Pada sesi pertama, Ipda Sugiyanta menekankan pentingnya penguasaan gerakan tangan yang tegas serta artikulasi peluit yang jelas untuk mengurai kemacetan maupun menangani situasi darurat di jalan raya.

Ada tiga poin utama yang diajarkan, yaitu =
1) isyarat menghentikan arus disertai menggunakan satu tiupan peluit panjang
2) isyarat menjalankan arus disertai dengan dua tiupan peluit pendek teratur
3) isyarat mengatur kecepatan kendaraan disertai tiga tiupan peluit pendek secara berulang.

Usai pemaparan materi Sugiyanta langsung mengajak peserta praktek di Lokasi maupun di peserta ke lapangan yakni berjalan 1 km ke Perempatan Nglebak untuk mempraktikkan simulasi pengaturan arus kendaraan secara riil, lengkap dengan koreksi sikap tubuh di tempat.

Pelatihan PBB
Setelah pelatihan pengaturan lalu lintas dilanjutkan Sesi kedua dengan pelatihan PBB yang dipimpin oleh Aipda Agus Margono. Dalam sesi teorinya, Agus Margono menyampaikan bahwa PBB bukan sekadar latihan fisik baris-berbaris, melainkan instrumen utama untuk membentuk karakter, menanamkan rasa disiplin yang tinggi, loyalitas, serta melatih konsentrasi personel dalam menerima komando.

Usai teori peserta langsung memimpin praktek fisik di halaman kecamatan. Para peserta digembleng dengan latihan gerakan di tempat seperti sikap sempurna, istirahat, dan perubahan arah. Tak hanya itu, mereka juga melatih gerakan berjalan secara berkelompok demi menjaga keseragaman ketukan langkah kaki dan kelurusan formasi barisan.

Di akhir acara Camat Pasar kliwon Ari Wibowo, S.Si.T, ST mengharapkan bahwa sinergi Satlinmas dengan Polri dalam hakl ini Polsekta Pasarkliwon dapat langsung berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Melalui pembekalan yang dikombinasikan langsung dengan praktek ini, seluruh personel diharapkan menjadi lebih sigap, disiplin, dan siap diterjunkan dalam menjaga ketertiban wilayah sehari-hari.


Berita Lainnya